Ini Tentang “Syukur”

Ini tentang “Syukur”, tentang bentuk terimakasih kita atas kemurahan Nya memberi berjuta nikmat di hari – hari kita.

Untuk setiap udara (Oksigen) yang Ia sediakan secara gratis sehingga kita masih bisa bernafas.

Untuk setiap kesehatan tubuh ini yang Ia pelihara walau terkadang sering kita abaikan.

Untuk nikmat Iman yang masih Ia anugerahkan walau sering kita balas dengan kelalaian.

Untuk nikmat Islam, untuk nikmat Kekeluargaan, nikmat persaudaraan, nikmat kecukupan rezki, nikmat ilmu yang bermanfaat, nikmat cinta, dan beribu nikmat lainnya yang jika setiap pohon yang ada di dunia ini dijadikan pena nya, dan air laut sebagai tinta nya tidak akan sanggup untuk menuliskan semua nikmat yang telah begitu banyak Ia anugerahkan pada kita.

Sekali lagi ini tentang “Syukur”. Tentang amalan hati yang ketika dikerjakan akan menambah nikmat yang sudah ada.

Tentang kata ” Alhamdulillah” yang sederhana, tapi berefek luar biasa.

Tentang kata ” Terimakasih” yang singkat, tapi membawa efek yang sangat mantap.

Tentang kata “Thanks God” yang mampu mengalirkan energi positif ke seluruh tubuh secara tiba – tiba.

Yah, benar, ini tentang “Syukur”.

Tentang kebahagiaan tak terhingga yang di dapatkan ketika syukur itu ada.

Tentang ukuran hati yang tiba – tiba menjadi sangat luas ketika kata itu terucap.

Betul, lagi – lagi ini tentang syukur.

Tentang Orang tua yang masih diberi kesehatan dan kekuatan.

Tentang Kakak yang lancar dalam ujian compre nya.

Tentang list – list pekerjaan ku yang bisa terselesaikan dengan baik.

Tentang tanggal 29 februari yang bisa kembali kurasakan, setelah 4 tahun yang lalu.

Tentang anugerah usia, iman dan islam ini. Yah, ternyata ini tentang “Syukur”.

Advertisements

1 Tahun Prima Riau Holiday Gerlong

 

Pagi ini dapat sms dari Nia ,sahabat “Saiyosakato” ku,

Assalamualaikum..
Met Pagiiii semua.. 😀
Alhamdulillah, ga kerasa beberapa menit lagi kita benar – benar udah genap satu tahun.
Mudah-mudahan usia kita yang masih sedikit ini, tidak melambangkan sedikit juga ilmu yang sudah kita dapatkan
dan yang akan kita dapatkan. Mungkin belum banyak yang PRH Gerlong berikan untuk kita,
tapi sudah terlalu banyak kenangan suka, cita, galau, resah, ceria, bahagia, sampai airmata semua bertemu disini..
Happy Birthday PRH GERLONG
Mudah – mudahan pertemanan, persahabatan, silaturrahmi dan bisnis kita akan selalu bisa berjalan beriringan.
Semoga ego – ego kita bisa selalu berdamai untuk bisa menjadikan PRH gerlong sebuah rumah yang harmonis.
I’m proud to be one of  you…
Nia sayang kalian semua,
Ririn, Vhe, El, Icun
Allahuakbar!!!
Continue reading

Bahagia Tidak Sempurna Tanpa Mau ‘BERBAGI’

Pernah merasakan mood tiba – tiba berubah tidak tahu sebab dan alasan?

Atau pernah merasa hampa dan tidak melakukan apa – apa dalam satu hari?

Hmm, dan mungkin ada banyak rasa – rasa lain yang tidak mengenakkan yang sering dikenal sama anak ABG sekarang dengan istilah ‘GALAU’. Bicara tentang galau saya jadi ingat sebuah buku yang berjudul ‘Yang Galau Yang Meracau’ yang ditulis oleh Fahd Djibran. Saya coba kutip kata – kata yang ada dalam kata pengantar buku ini tentang galau :

Percayalah, kadang-kadang menjadi galau itu perlu! Seperti menemukan bak mandi yang kotor dan dipenuhi lumut, kemudian kita merasa tidak nyaman dan ingin membersihkannya—menjernihkannya. Bedanya, saat galau, yang keruh dan perlu dibersihkan adalah kolam hati dan kolam pikiran kita. Itulah yang membuat kita tidak nyaman, gelisah, khawatir, bahkan putus asa. Dalam situasi-situasi seperti itu, mungkin kita perlu saat-saat sendiri: Melihat ke dalam diri, berbicara dengan diri sendiri…

Hmm, suka dengan gaya menulis dan berfikirnya penulis ini. Bagaimana cara ia menyajikan pikiran – pikirannya dalam bentuk tulisan, termasuk tentang ‘galau’ itu sendiri. Jujur kata itu lebih sering menghinggapi saya ketika sudah mulai kerja dibanding ketika kuliah dulu. Kuliah yang selalu sibuk dengan aktifitas ini itu, membuat saya tidak punya waktu untuk menggalaukan sesuatu. Jikapun ada, ketika bertemu dengan teman – teman dikampus, bertemu dengan adik – adik di KARISMA semuanya hilang dan pasti ada sesuatu hal baru yang saya dapat dari mereka. Mungkin kebiasaan banyak aktifitas beragam dan ketemu dengan orang – orang yang berbeda tiap hari, membuat hari – hari saya dinamis dan berwarna. Capek, lelah, dan pusing pasti sering dirasakan saat itu, tapi ada sesuatu kepuasan dan kenikmatan tersendiri ketika capek, lelah dan pusing dengan kegiatan – kegiatan itu. Yaps, tentunya kegiatan bermanfaat yang punya impact pada banyak orang. Continue reading