Semoga Kebiasaan itu Tetap Ada…

Ada satu kebiasaan yang membuat saya terkesan pagi ini. Sehabis shalat shubuh di Mushala dekat rumah, seperti biasa saya dan ibu biasakan jalan sekitar Kampung Baru (nama daerah tempat tinggal saya). Ketika setengah perjalanan, kami bertemu dengan ibu – ibu dan bapak – bapak jamaah Mesjid Kp. Baru  yang berbondong – bondong menuju rumah salah satu jamaah yang sedang sakit. Karena ibu dan papa yang juga salah satu jamaah di mesjid kampung baru, jadinya aku dan ibu berputar arah dan ganti rute jalan paginya ikut kerumah salah satu jemaah yang sedang sakit tersebut.

Ternyata, tidak hanya satu rumah yang mereka kunjungi, kebetulan ada 3 jemaah yang sedang di uji sakit. Jadilah kami, berjalan sama-sama dari satu rumah kerumah di shubuh yang masih gelap dengan mukena dan sarung masing – masing. Ada bapak – bapak yang menggunakan sepeda motornya, tapi di kendarai dengan pelan-pelan, ada juga yang bersepeda pelan – pelan. Subhanallah..ntahlah saya takjub aja dengan kebiasaan tersebut. Mereka para jamaah yang kebanyakan pegawai negeri sipil yang pastinya sibuk untuk persiapan berangkat ke kantor pagi – pagi, masih meluangkan waktunya untuk sekedar menjenguk. Mungkin karena saya yang sudah terlalu lama tidak melihat suasana seperti itu di kota besar tempat saya berdomisili beberapa tahun belakangan. Padahal bagi mereka, Ibu – ibu dan bapak – bapak jamaah mesjid tersebut, kegiatan itu sudah menjadi kebiasaan rutin yang wajib dilakukan.

Alhamdulillah, ada sebentuk syukur yang hadir dihati ini ketika melihat suasana itu. Ternyata kepedulian dengan sesama itu, masih tumbuh subur disini, di kota kelahiran saya. Ternyata suasana kekeluargaan itu masih sangat kental di Pariaman ini. Dan selalu berharap semoga perkembangan zaman yang semakin pesat ini, tidak ikut menggerus kebiasaan baik itu.

Selamat Ulang Tahun Abi ^^

2 September, genap 30 tahun usianya. Rasanya ingin berada disana sekarang, bersamanya.

Berada didepannya, dan mengucapkan langsung padanya.Tapi apalah daya, jarak memisahkan kami.

Untuk suamiku, ini video persembahan dari ku dan calon anak kita. Selamat Ulang Tahun Abi ^^

Selamat menikmati .

Welcome September ^ ^

Waahh ga terasa sekarang sudah masuk bulan September. Bulan yang insya Allah akan menjadi bulan kelahiran putra pertama kami. Rasanya memasuki bulan ini antara ga sabar dan deg – deg an. Ga sabar menanti kehadirannya, bisa melihat, merawat dan bermain dengannya. Deg – deg an karena ini adalah pengalaman pertama melahirkan bagiku. Tapi yang terpenting tetap positive thinking aja deh.

Hari ini usia kandunganku 35w4d. 4 hari yang lalu periksa, alhamdulillah kepala si dedek sudah masuk panggul. Sekarang si dedek lagi rajin – rajinnya sundul – sundul umminya. Hehe lagi nyari jalan lahir ya nak..Dan geraknya semakin aktif dan ga malu – malu lagi. Akhirnya berhasil juga merekam geraknya di perut. Sempat merasakan sedikit nyeri seperti mau haid yang hilang timbul selama beberapa jam, kemudian bidan menyarankan berhenti dulu jalan pagi nya, karena usianya yang masih muda. Nanti kalau udah masuk 36-37 minggu, baru mulai jalan pagi lagi.

Memasuki bulan september, yang pasti semua keperluan dan kebutuhan melahirkan sudah harus lebih disiapkan. Harus terus belajar dan upgrade ilmu seputar cara merawat bayi yang baru lahir, serba serbi ASI, dan parenting. Dan yang pasti harus semakin mendekat lagi pada Nya, minta pertolongan, perlindungan dan penjagaan pada sang penggenggam kekuasaan.