Tidak Mau Kau Merusak Amalanku, Heiii..Pujian..

Heii…Pujian…
Ku akui, Engkau memang begitu indah
Indah hingga membuat setiap orang yang kau datangi terlupa..
Lupa akan hakikat dirinya sebagai seorang hamba
Maaf Pujian…
Engkau tidak salah…
Engkau hanya sebuah ucapan dari sahabat..
Yang salah adalah hati ini yang tidak siap menerima mu..
Yang salah adalah diri ini yang belum pantas mendapatkanmu…
Sudahlah, pujian..
Sudah cukup kau buat diri ini terbang dengan segala rupamu..
Sudah cukup kau goreskan titik – titik hitam itu..
Sudah cukup hitam hati ini dengan keindahanmu..
Stop, Pujian…
Maaf aku harus membatasi kehadiranmu…
Maaf aku harus membuat benteng yang kuat atas mu…
Maaf aku bukan orang yang pantas untukmu…
Aku hanya tidak mau jadi orang merugi
Aku hanya tidak mau amalan – amalanku terbang seperti kapas kelak..
Aku hanya tidak mau umur ku habis tanpa sebuah nilai..
hanya karena kehadiranmu di saat hati ini masih rapuh…

Memantaskan Diri…


Gambar : Danang

Aku terkesan dengan kata yang ada di judul postingan ini “MEMANTASKAN DIRI”. Sebenarnya kata itu aku dapatkan ketika suatu malam via YM iseng bertanya pada Teh Maryam seorang seniorku di Pendidikan Ilmu Komputer.

Teh berapa bulan lagi nyusul teh Yeni?

Teh Yeni, adalah salah satu teman terdekat teh Maryam yang pada saat itu segera akan menggenapkan setengah dien nya. Dan teh Maryam nya menjawab seperti ini

Aku sedang memantaskan diri sil.

Mhm…karena dong – dong nya, si isil ga nangkep maksudnya. Aku malah membaca “mementaskan diri” pake “e” bukan “a”. Dan kembali bertanya

Mementaskan diri???

dan teh maryam nya menjawab

Bukan, MEMANTASKAN DIRI.

Aku ingin mendapatkan seorang suami seperti Ali. Makanya aku harus memantaskan diri menjadi seperti Fathimah.

Continue reading

Maafkan Aku Sobat…

Malam ini, aku tersadarkan dari status Ucy salah satu teman ku dikampus, isinya seperti ini :

…Gina bilang dia Rindu setengah mati ma temen2 kelasnya…jadi ikut hiks juga

Spontan aku langsung ikut berkomentar disana, dan minta maaf karena sering menghilang dari kelas (karena hanya datang untuk kuliah) beberapa bulan belakangan ini. Mhm…terus jadi teringat juga ketika akhir2 ini berkumpul dengan teman2 seperjuangan di kampus ada yang bilang seperti ini

asa sudah lama ya, kita ga kumpul seperti ini?

Continue reading