PNS atau Wirausaha?

Banyak respon yang datang dari para customer yang beli tiket ketika tahu agent travel kami merupakan usaha yang di bangun oleh mahasiswa. Alhamdulillah, banyak yang merespons positif dan sangat mendukung. Berikut ini saya  kutip salah satu pendapat customer asli padang yang kebetulan lagi di bandung

Iyo takah tu, zaman kini ko jan jadi kayak kebanyakan urang jo lai, masih berharap jadi pegawai negeri. Awak yang harus buka usaha surang lai. (Minang mode :on)

kalau diterjemahin ke versi indonesianya, kira – kira seperti ini artinya

Bagus itu. Zaman sekarang, jangan mau jadi seperti kebanyakan orang yang masih berharap jadi pegawai negeri. Kita yang harus buka usaha sendiri.

Saya dan satu teman yang kebetulan kebagian shift jaga hari itu, hanya bisa senyum-senyum dan manggut – manggut. Perkataan bapak itu, seolah seperti nasehat dari orang tua pada anaknya, ditambah lagi beliau yang asli padang, sehingga cara dia menyampaikan ke kami pun seolah ayah yang sedang menasehati anak – anaknya.

Yups, menjadi pengusaha atau pegawai negeri menurut saya itu adalah pilihan hidup. Tergantung keyakinan dan kepercayaaan masing-masing (halah kayak aqidah aja..). Dulunya saya termasuk orang yang tidak terlalu tertarik berwirausaha, saya orang yang tidak terlalu bisa menawarkan sesuatu kepada orang lain, berbeda dengan kakak dan ibu yang sangat punya jiwa dagang. Hingga saya meyakini bahwa sifat Papa lah yang saya warisi. Papa yang lebih menyenangi berorganisasi dan menulis  ketimbang berdagang. Point itu yang saya pikir mirip. Continue reading

Advertisements

Lomba Blog Vs Skripsi

Selama bulan april ini, ada beberapa tawaran buat ikut lomba blog. Ada lomba blog yang di adakan STAN, UI, dan lomba blog dari teman – teman narablog.

Sebenarnya menarik sekali lomba nya, dan hadiahnya juga tak kalah menggiurkan, tapi….setiap kali membuka dan membaca – baca syarat lomba nya, tiba – tiba saja ada kalimat yang menghantui saya yang seolah – olah berkata seperti ini

Hayooo, selesaikan dulu skripsinya, baru setelah itu bisa ikutan ini dan itu.

Dan akhirnya tawaran dan godaan itu saya kesampingkan dulu, demi merampungkan skripsi ini. Semoga bisa diselesaikan akhir april ini. Amin…

Tak hanya tawaran lomba blog, godaan untuk membaca novel – novel terbaru juga jadi dikesampingkan dulu, nanti saja kalau benar  – benar sudah selesai. Setelah itu, sikat deh tuh novel – novel..

Bismillah, semoga setiap langkah dan usaha saya ini diberkahi oleh Allah, semoga diberi kemudahan dalam penyelesaian skripsi, dan diberi kelancaran ketika prasidang dan sidang nanti. Amin

Mohon doa nya juga dari semua… 🙂

Kalau Galau, Itu berarti saatnya untuk ‘BIMBINGAN’

Seperti biasa, pagi – pagi bangun tidur sebelum berangkat ke kantor adalah saat yang efektif bagi saya untuk mengerjakan si skripsweet. Membuka dan mengerjakan sampai waktu untuk berangkat ke kantor tiba. Nah, pagi ini saat mood untuk mengerjakan bab IV sudah terkumpul, ada sedikit pertanyaan dan kegalauan yang saya hadapi.

Mencoba untuk diskusi minta saran pada kakak satu – satunya yang saya punya. Dengan gaya ala dosen pembimbing mulailah dia memberikan nasehat untuk adiknya yang tidak pernah mau disalahkan ini. Dan ini kata – katanya yang akhirnya membuat saya diam dan mengiyakan kata-katanya

“Tidak ada yang benar – benar sulit jika benar – benar dikerjakan, Kalau sudah GALAU, itu berarti saatnya untuk ‘BIMBINGAN’.

Hohoho, benar juga ternyata. Kata – kata itu  mampu membakar semangat saya untuk mulai menghadapi masalah dan kegalauan yang datang. Tanpa pikir panjang, ambil hp dan mulai sms sang dosen pembimbing buat bimbingan hari ini. Alhamdulillah Bapak bisa, dan berarti tugas saya adalah mempersiapkan bahan yang akan di konsultasikan..

Hayoo semangat lagi, perjuangan tinggal satu bulan ini, Mei sudah harus sidang.