Saat Penantian itu Terasa Begitu Lama….

Alhamdulillah hari ini sudah lebih segar..Mumpung Zahran lagi tidur, diawal saya berencana menuliskan cerita proses melahirkan putra pertama saya “Anugrah Zahran Elfata” seminggu yang lalu. Tapi ketika buka file tulisan – tulisan terdahulu, mata saya terhenti pada sebuah tulisan yang sempat saya tulis dulu ketika masih dalam penantian sang  buah hati tapi masih belum berani saya publish. Sebenarnya hanya sebuah tulisan curhat seorang wanita yang mengimpikan kehadiran buah hati. Hanya ingin berbagi, mungkin banyak teman-teman diluar sana yang sekarang juga sedang merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan dulu. Semoga bisa jadi penghibur dikala masa penantian itu.

=======================

Ini adalah bulan delapan pernikahan kami. Tapi, hari ini untuk kesekian kalinya, aku masih mendapati tamu bulanan itu hadir di siklus haidku. Entahlah, untuk keberapa kalinya ditiap bulan aku selalu merasakan ada tanda-tanda kehamilan pada diriku. Termasuk bulan ini, aku mulai merasakan mual-mual, suhu tubuhku meningkat, payudara ku pun terasa lebih besar dan sakit kalau dipegang dan perut kembung. Tapi untuk kesekian kali pula harapan itu pupus seketika ketika sang tamu mulai memperlihatkan dirinya. Ternyata tanda-tanda yang aku rasakan itu  hanyalah sugesti dari harapanku yang terlalu besar.

Sejak bulan kemaren, aku persiapkan diri untuk bisa sabar menerima apapun hasilnya bulan ini, dalam setiap doaku selalu ku panjatkan doa agar diberi kesabaran yang besar atas setiap apapun keputusan yang Allah berikan. Aku coba sibukkan diri, agar tidak terlalu berfikir tentang kehamilan. Tapi siang ini, ketika mendapati tamu itu datang lagi, air mata ini tetap tidak bisa ku bendung, masih ada rasa kecewa dihati ini yang tidak bisa kusembunyikan.

Ya Allah, Engkau yang maha tahu tentang diriku. Tentang apa yang sedang terjadi dan akan terjadi pada ku. Hanya padaMu tempatku mengadu, menangis dan mencurahkan apa yang kurasakan. Aku selalu yakin, Engkau yang paling tahu yang terbaik untuk ku, berikanlah aku kesabaran atas  kehendakMu ini. Jika boleh aku meminta, suatu hari nanti, beri aku kesempatan untuk bisa merasakan hamil, melahirkan dan menjadi ibu atas anak – anakku. Beri aku kesempatan untuk bisa mendidik mereka menjadi tentara-tentara Mu yang siap berjuang di jalan Mu, menjadi penghafal – penghafal quran, dan menjadi penerus perjuanganku.

Satu persatu, aku dengar kabar bahagia dari teman – teman yang menikah setelah ku. Kabar bahwa Allah telah menitipkan benih itu di rahim mereka. Tak jarang, kabar bahagia itu jadi kabar sedih bagiku, dan bertanya pada diriku, aku kapan? Aku juga mau mendapat kabar bahagia itu.. L Tak jarang, aku butuh nasehat, ceramah dan kata-kata penghibur yang menjadi suplemen untuk mengembalikan kembali perasaanku seperti semula, yaitu Perasaan optimis yang bersemangat dan ikhlas mendengar kabar tersebut.

Sekarang, tulisan ini pun sekarang adalah salah satu cara bagiku untuk meluapkan kesedihan itu. Agar setelah itu semangatku bisa kembali seperti sedia kala.

=======================

Alhamdulillah sekarang, Allah kabulkan harapan itu di waktu yang tepat dan dengan cara yang indah pastinya. Silahkan baca tulisan saya terdahulu “CaraNya selalu lebih indah dari sangkaan kita” ketika Allah hadirkan ia dirahim saya . Bagi yang dalam masa itu, tetap berusaha dan sabar, yakinlah Allah tidak pernah tidur. Jangan pernah berputus asa dengan rahmatNya, karena Dia yang maha tahu kapan waktu yang terbaik amanah itu dititipkan pada kita. Alhamdulillah disamping saya sekarang sedang tertidur pulas anugrah terindah dari Allah itu. Semoga kami bisa menjaga amanah dari Allah itu. Aamiin. Insya Allah cerita proses melahirkan menyusul🙂

5 thoughts on “Saat Penantian itu Terasa Begitu Lama….

  1. hampir 8 bulan usia pernikahan , saya belum jgdi karuniai buah hati, semoga kisah mba bisa menularkan semangat positif kpd saya, aamiin

  2. Amin,. Semoga bisa menjaga amanah dari ALLAH..
    Memang ini lah penantian yang sebenarnya,. Bersyukurlah manusia yang mendapat Rizki yang indah ini (punya anak),. Karna penantian ini,.belum tentu semua orang kuat melewatinya,.

    Wanita2,. Engkau adalah mahluk terkuat yang diciptakan ALLAH..
    Jangan pernah putus asa dengan rahmatNya.
    Karena ALLAH adalah pemberi rahmat terbaik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s