Inilah Perjuangan Kami, Para Saiyosakatoer’s…


Inilah kami Saiyosakato

Inilah kisah kami, 5 orang gadis minang yang  kuliah di UPI Bandung. Kami yang selalu menyebut kelompok kami dengan “SAIYOSAKATO”. Saiyosakato, ya..masih ada yang ingat? saya yakin, bagi blogger yang sudah tahu blog saya dari setahun yang lalu, mungkin sudah familiar dengan kata itu. Yups, dulu saya dan 2 orang teman saya ikut sebuah kontes dari Axioo, tepatnya Axioo Intel marketing award dan sempat masuk kategori 5 besar.  Beberapa kali postingan saya di blog ini, membahas tentang itu.

Yah, entah kenapa, saya selalu suka dengan kata itu. Saya pikir makna Saiyosakato bisa menjadi doa, untuk kami. Doa dan harapan agar bisa terus seiya dan sekata, agar kami bisa terus akur dan saling membantu. Makanya, sebelum kontes Axioo itupun, setiap tugas kelompok di kuliah kami pasti memberi nama kelompok kami dengan Saiyosakato. 

Baiklah, kali ini, saya ingin bercerita tentang perjuangan kami para Saiyosakatoer’s untuk mewujudkan mimpi – mimpi kami. Ketika selesai kontes Axioo, saya pernah berucap pada  El, bahwa suatu hari nanti saya ingin kita punya sebuah toko atau usaha yang bernama ‘SAIYOSAKATO’. Kayaknya keren deh..itulah pikiran singkat saya waktu itu.

Inilah kami Saiyosakato (Isil, El, Vera, Tika, Ririn) dalam tugas kelompok itu

Kalau bicara personil, sempat terjadi perubahan. Yang tetap saya dan El. Ketika dalam tugas kelompok matakuliah Basisdata, kami berlima. Ada El, Tika, Vera, Ririn, dan saya (Isil). Sebenarnya inilah awal perjuangan Saiyosakato. Untuk lebih lengkapnya ceritanya ada disini Akhirnya perjuangan itu berakhir dengan indah. Saat itu, Kami benar – benar butuh untuk bisa menyelesaikan tugas itu dengan hasil yang baik.  Satu mata kuliah itu, menjadi sejarah yang tidak akan pernah kami lupakan.

Setelah  itu, nama Saiyosakato masih digunakan, ketika saya, tika, dan el mengikuti kompetisi dari Axioo.  Untuk tahu cerita perjuangan kami, bisa dilihat disini Terimakasih telah vote tim saiyosakato dalam kompetisi AIMA.

Ini Saiyosakato (Isil, Tika, El) dalam AIMA

Walaupun ga sampai juara 1 dan 2, tapi alhamdulillah kami puas bisa berjuang sampai kategori 5 besar untuk tingkat kota Bandung.

Tepatnya, 4 bulan yang lalu perjuangan kami dimulai lagi. Kebetulan kampus tempat kami kuliah mengadakan sebuah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang bekerjasama dengan DIKTI. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa berwirausaha dengan meminjamkan modal untuk membangun usaha. Bermodalkan keyakinan, dan kepercayaan terhadap usaha yang kami usulkan, kamipun mengikuti berbagai tahap seleksi. Saiyosakato tetap berlima dengan pergantian satu personil, Tika diganti dengan Nia. Usaha yang kami usulkan adalah biro jasa Tours & Travel.  Dasarnya karena kami adalah mahasiswa perantauan yang tiap tahun butuh sebuah jasa tour dan travel untuk mempermudah mendapatkan tiket pesawat pulang kampung. Bersyukur, Nia punya kakak yang sedang mengelola sebuah perusahaan tour dan travel yang bernama ‘PRIMA RIAU HOLIDAY’ sehingga kami bisa bekerja sama dengan beliau.

Diambil beberapa saat sebelum presentasi 1 business plan kami. Personil nya (Vera, Nia, Isil, El, Ririn)

Kami coba ambil peluang itu, dan menjadi sub agent dari perusahaan yang berpusat di Dago itu. Akhirnya alhamdulillah 4 dari kami lolos dan mendapatkan bantuan dana untuk membuka usaha tersebut. Walaupun hanya 4 yang lolos, tapi komitmen kami diawal kami tetap ber -5 untuk melanjutkan usaha ini. Kami masih menggunakan nama perusahaan pusatnya. “PRIMA RIAU HOLIDAY” dengan menambahkan tulisan ‘CAB. GEGER KALONG’ karena terletak di daerah gegerkalong.

Alhamdulillah saya bersyukur, sekarang kantor kami itu sudah berdiri dan terletak tidak jauh dari mesjid Daarut Tauhid. Minggu ini, masih dalam proses beberes kantor, dan insyallah minggu depan mulai grand opening. Mohon doanya ya teman.

Alhamdulillah, ternyata Allah mulai memperlihatkan jalan untuk mewujudkan mimpi itu. Walau, bukan nama Saiyosakato yang terpampang di depan kantor kami, setidaknya yang ada didalamnya tetap kami para Saiyosakatoer’s.

Dan yang terpenting, semoga kami bisa terus seiya dan sekata. Karena bagi saya, usaha ini bukanlah tugas kelompok yang hanya dikerjakan selama 1 semester, atau kompetesi  AIMA yang hanya beberapa bulan. Tapi ini adalah hidup kami, yang  tentunya akan menjadi bagian dari kehidupan kami. Bukan hanya sampai kami lulus kuliah, tapi sampai seterusnya. Ternyata seperti inilah cara Allah mengikat kami. Seperti inilah Allah memperkuat silaturrahim kami.

Berharap semoga perjuangan memajukan usaha ini, memberi kami banyak pelajaran. Tentang arti saling menghargai, tentang arti persaudaraan, tentang arti memahami, dan yang terpenting semoga menjadi sarana semakin dekat dan pasrah nya kami pada Nya. Karena, apalah artinya kesuksesan dunia, kalau ternyata tidak berdampak pada kesuksesan akhirat.

Tetap saling mengingatkan ya teman, saling mengingatkan untuk melaksanakan perintahNya, saling memotivasi jika ada yang down dan sedih, dan tentu juga saling menyemangati untuk segera menyelesaikan skripsi. Hoho

 

Saat- saat menunggu sebelum presentasi Business Plan

Saat magang di Prima Riau Holiday cab.pusat di Bandung

Rapat Pemegang Saham (hoho) di Madtari

Ini Kantor kami, yang masih ditempel spanduk coming soon

21 thoughts on “Inilah Perjuangan Kami, Para Saiyosakatoer’s…

  1. huhuhu terharu biru T.T……sudah sejauh itu kah perjalanan saiyosakato…
    hayooo kawan2 kepakkan sayap saiyosakato kali ini dengan PRIMA RIAU HOLIDAY….

  2. Ya saya masih ingat kompetisi Axioo itu …
    (saya jadi tersenyum mengingat hal itu … sebab … saya kira waktu itu Sil dkk pergi ke jakarta)(Karena di Jkt ada lomba serupa … dan diiklankan sangat gencar sekali di radio yang setiap pagi saya dengar)

    Eniwei …
    Saya terkesan dengan persahabatan kalian …
    Semoga persahabatan ini kekal …
    sampai nanti kalian punya hidup sendiri-sendiri …

    Salam saya Sil

  3. kompetisi itu ingat betul Sil, itu saat-saat kita mulai berkunjung

    salaut banget saiyo sakato akhirnya bisa membuka sebuah usaha, sukses buat kalian berlima ya
    salut dengan para gadis tangguh

  4. prikitiw….. itu foto yang kedua dari bawah (RUPS di MadTari) sapa yang ambil ya? hahahaha
    tetap semangat adik-adikku.. salut untuk semangat kalian semua…
    ^_^
    tetap kompak ya…
    saiyosakato selalu…!!

    best regards,
    FPM

  5. Mantap.Hidup itu memang perjuangan. Allah SWT tidak akan merubah nasib makhluknya, kalau makhluk itu sendiri tidak mau untuk berobah. Sebagai manusia dan umat yang beragama Islam, tugas kita berusaha dan berdo’a. Soal rezki, urusan Allah SWT.
    Apalagi ananda, masih dalam menuntut ilmu, berarti ananda telah mengukir sejarah untuk kemajuan ananda masing-masing.
    “Selaku orang tua, kami hanya bisa membantu dengan berdo’a, semoga ananda sukses dan berhasil dalam berusaha dan menjadi orang yang sukses dikemudian hari”.

  6. Pingback: 1 Tahun Prima Riau Holiday Gerlong « Try To Be Better

  7. Pingback: Inilah Perjuangan Kami, Para Saiyosakatoer’s… | Tsamaratul Janniah's Blog

  8. Pingback: 1 Tahun Prima Riau Holiday Gerlong | Tsamaratul Janniah's Blog

  9. Pingback: Konsep Ide | Tsamaratul Janniah's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s