Kali ini Allah ingin aku belajar “Adaptasi”…

Adaptasi

Learning by doing, istilah yang sudah tidak asing lagi terdengar. Sebuah cara belajar langsung dengan melakukan/mempraktekkannya. Cara ini biasanya ampuh membuat si pembelajar paham dan menyimpan pengalaman yang ia dapatkan itu di long term memory nya. Karena, dengan mencobanya, si pembelajar akan langsung dihadapkan pada kasus dan masalah yang ada, sehingga mau tidak mau dia akan  menemukan cara sendiri untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Teringat status seorang sahabat di Facebooknya seperti ini

Dengan masalah, Tuhan memaksaku untuk belajar..

Ternyata cara itu juga diterapkan Allah untuk mengajari hambaNya. Allah sengaja menempatkan kita pada situasi dan kondisi yang mungkin sulit dan berat bagi kita, agar kita mau belajar.

Yups, kali ini Allah sedang ingin mengajariku ilmu beradaptasi. Bagaimana cara beradaptasi di lingkungan yang baru, bagaimana menyesuaikan diri dengan orang – orang yang baru ku kenal, dan bagaimana bertahan pada situasi dan kondisi yang berbeda dengan keseharian ku.

Selalu saja, Allah punya cara yang indah untuk mengajariku sesuatu. Di takdirkan  menjadi satu – satu nya perempuan, dari jurusan Pendidikan ilmu komputer diantara 2 orang teman laki -laki ku yang mengikuti Program Latihan Profesi (PLP) di SMA Pasundan 1. Itu adalah salah satu ujian adaptasi yang diberikan Allah padaku. Ketika 2 orang teman ku mendapat 1 dosen pamong yang sama, aku ditakdirkan berbeda dengan mereka. Aku sendiri dengan dosen pamong yang berbeda. Mhm, walaupun berat, tapi tetap ku jalani. Bergaul dengan teman – teman baru yang ada di PLP, bertemu dengan guru – guru, staff-staff disekolah dan bahkan mengajar siswa – siswa yang baru ku kenal adalah ujian adaptasi lainnya yang mesti aku jalani.

Tidak hanya itu, dalam semester ini juga Allah memberiku kesempatan untuk beradaptasi pada lingkungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Jawa Barat. Menjadi bagian pada salah satu unit di Dekranasda adalah cara dan lingkungan lain yang di gunakan Allah untuk mengajariku menyesuaikan diri. Lagi – lagi harus ditakdirkan bekerjasama dengan rekan berbeda gender. Menjadi satu – satunya perempuan dari 3 orang rekan ku yang laki – laki itu tidak mudah. Walaupun  kami berasal dari kampus yang sama, tapi berasal dari  prodi dan angkatan yang berbeda. Mereka non kependidikan angkatan 2006 dan aku sendiri dari kependidikan angkatan 2007. Sehingga tetap saja, aku dituntut untuk bisa beradaptasi. Selain beradaptasi dengan teman satu tim, aku juga mesti bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dekranada keseluruhan.  Butuh waktu yang cukup lama bagiku, untuk bisa merasa normal disana. Tapi, itulah ujiannya.

Disaat sudah hampir merasa nyaman dengan lingkungan dan situasi di Dekranasda. Allah memberiku lingkungan baru lainnya. Disebabkan ada Program Mahasiswa Wirausaha dari Kampus, aku dan 4 orang teman sekelompokku di wajibkan untuk mengikuti magang selama 1 bulan ditempat yang sesuai dengan usaha yang kita ajukan. Kebetulan mengajukan membuat sebuah tours and travel, sehingga kita mesti magang di kantor Tours and Travel juga. Hari pertama magang, keadaannya sama dengan apa yang kurasakan ketika pertama kali PLP di sekolah. Merasa menjadi orang bodoh yang tidak tahu harus melakukan apa – apa. Dan, bagiku inilah ujian adaptasi lainnya yang diberikan Allah padaku. Bagaimanapun, aku harus bisa menyesuaikan diri agar tidak terjadi proses seleksi alam.

Sangat ku sadari, aku adalah orang yang sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Bahkan untuk sekedar bertanya sekalipun aku sulit. 3 lingkungan yang berbeda diatas dan belum pernah ku alami sebelunya ini, benar – benar ujian yang butuh pengorbanan bagiku. Jika bukan karena cita – cita,  harapan dan mimpi mungkin aku menjadi orang yang terseleksi di lingkungan itu. Layaknya Dinosaurus yang terseleksi karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan keadaan bumi.

Sampailah pada satu titik, aku berfikir dan mulai menemukan jawaban. Yah, inilah ujian adaptasi yang diberikan Allah padaku. Karena keterbatasan ku itu, Allah berikan banyak lingkungan baru padaku, agar aku terbiasa dan tahu bagaiman cara beradaptasi. Dan dari pengalaman belajar dan bekerja pada lingkungan – lingkungan tersebut aku mendapat ilmu beradaptasi

Cobalah untuk membaur tanpa harus melebur

Selain itu, ada sebuah ilmu lain dari teman kelompokku yang sama ikut magang

Walk a mile in someone’s shoes

Kata beliau maksudnya seperti ini, Ibaratnya kita coba berjalan di sepatu mereka agar tahu bagaimana rasanya mereka berjalan. Jadi cobalah untuk jadi orang yang baru kita kenal, agar kita kenal dan paham mereka.

Dan sampai tulisan ini ada, aku masih dalam proses belajar. Belajar untuk menjadi orang yang mengerti dengan situsi. Belajar memahami apa yang dimaksud oleh orang lain, dan tentu nya belajar untuk berani menyampaikan pendapatku.

Tidak lupa, aku mohon doa dari teman – teman blogger semua, agar setelah ujian dari Allah ini selesai, aku bisa menjadi orang yang mahir dan mampu beradaptasi dengan baik.Amin…

sumber gambar: http://kho-kho7-milan.blog.friendster.com/

4 thoughts on “Kali ini Allah ingin aku belajar “Adaptasi”…

  1. Isil, InsyaAllah bisa🙂 Sejak kuliah lingkungan mbak fety didominasi oleh kaum laki2. Kuliah di geofisika UGM, sering sekali dalam satu kelompok sendirian perempuannya, kerja pun juga berada di lab yang sendirian perempuannya, sekarangpun kuliah juga di kelompok penelitian sendirian lagi perempuannya😀
    Di jalani dengan senang hati, InsyaAllah bisa:)

  2. salam kenal mbak isil.
    “Berbaur tapi tidak lebur” kutipan kata itu pula yang bisa mengokohkan langkah saya di dunia kerja yang heterogen tanpa meninggalkan prinsip yang saya miliki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s