Perasaan GJ (Ga Jelas)

Perpisahan pasti datang ketika ada sebuah pertemuan. Itu sebuah kodrat yang pasti akan terjadi. Rasanya tidak dapat membendung air mata ini, ketika bersalaman dengan Ibu, Papa, dan Kakak di Bandara International Minangkabau, saat mereka melepas keberangkatan ku. Mata ini tidak bisa lepas dari mereka, ketika kaki ku mulai melangkah masuk Bandara. Tidak jauh beda ketika berada dipesawat dan di Travel , sesekali terlintas bayangan mereka yang membuat ku tidak bisa menahan air mata.

Akhirnya, aku kembali ke kamar ukuran 3 x 3 yang ada di geger arum no 77. Kamar yang sebulan lebih aku tinggalkan karena pulang ke kampung halaman. Malam ini, kembali tidur sendiri dengan di temani lantunan senandung dari MQ FM. Seperti yang kutulis pada “Kenapa aku tidak pulang???” sebelumnya, suasana rumah dan kehangatan keluarga akan sulit hilang, pada seminggu pertama kedatangan ku. Dan aku harus tegar, agar tidak larut dengan perasaan itu. Karena ini adalah pilihan yang aku pilih sendiri. Sekarang, aku harus melihat kedepan, sambut tugas dan amanah yang sudah menanti. Kerjakan semuanya dengan maksimal agar bisa membanggakan mereka di kemudian hari.

6 thoughts on “Perasaan GJ (Ga Jelas)

  1. @ce : dah ngeblog lagi nih kayaknya ce…
    pasti ga tahan ya??

    makasih dek, doa kan perasaan ini normal kembali

    hehe…template?? iya nih bosan ma yang lama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s