Sang Murabbi

All posts in the Sang Murabbi category

Ternyata Seperti Itulah Kepuasan Jadi Seorang Guru

Published February 3, 2010 by isil

Foto Bareng

Sebelumnya saya mau minta maaf sama teman – teman narablog (minjam istilah si om NH18) semua, beberapa hari ini, blog ini dibiarkan begitu saja. Tidak ada tulisan terbaru yang di update, komentar – komentarpun dibiarkan begitu saja, dan yang parahnya, saya juga belum sempat silaturrahim ke blog teman – teman semua. Ada kerinduan tersendiri ketika ga punya kesempatan untuk melakukan aktifitas ngeblog ini. Tapi saya harus bisa seimbang dengan kegiatan – kegiatan di dunia nyata.

Beberapa hari ini, aktifitas saya di Karisma Salman ITB lagi banyak – banyak nya. Dari jumat sampai minggu terus menerus harus ada disana, dan selasa sore kemaren ternyata juga harus kesana. Tapi ga jadi masalah, ada banyak ilmu, pengalaman, dan sahabat yang saya dapat dari kegiatan – kegiatan itu. Kalau mau diceritakan satu persatu, saya rasa tidak akan cukup, makanya saya pilih buat berbagi pengalaman mengenai kegiatan perdana mengajar KIMIA adik – adik SMA di Karisma Learning Centre (KLC), selasa (2/2/2010)  kemaren. Read the rest of this entry →

Guru yang menginspirasi ku

Published November 28, 2008 by isil
Alhamdulillah akhirnya saya bisa melewati ujian basisdata yang selama ini saya takutkan. Baru pada mata kuliah ini saya bisa merasakan nikmatnya kuliah dan ketagihan menjawab soal . Hal itu karena dosen nya yang bisa menginspirasi saya, dengan pengalaman – pengalaman yang sering beliau ceritakan dikelas saya bisa mengambil pelajaran. Selain itu system yang beliau terapkan dalam perkuliahan sangat bagus dan menurut saya tidak akan menzhalimi siapa pun. Beliau sangat anti dengan yang namanya kerjasama dalam ujian, jika ada yang kedapatan melakukan kecurangan, nilai siswa tersebut langsung E, tidak ada toleransi sediktipun. Yudi Wibisono, itulah nama dosen yang mampu menginspirasi saya. Pak Yudi begitu kami biasa memanggilnya merupakan sosok dosen yang memang benar – benar dosen. Sosok dosen yang realistis dan objektif dalam pemberian nilai. Kedisiplinan yang tidak mengekang yang ia terapkan kepada mahasiswanya merupakan salah satu pendorong saya mengikuti kuliah ini.
Kuliah ini mengingatkan saya akan mata pelajaran kimia yang saya jalani ketika duduk dibangku SMA, saya merasa kembali ke zaman SMA dimana saat –saat semangat belajar KIMIA. Saya menemukan semangat yang sama setiap kali berhadapan dengan mata kuliah yang satu ini. Hal itu pun didukung oleh guru kimia ketika di SMA yang bisa menumbuhkan motivasi belajar saya khusunya pada pelajaran KIMIA. Sosok guru yang disiplin dan sungguh – sungguh dalam menjalankan tugas, tidak pernah meremehkan hal sekecil apapun. Beliau bisa membuat hampir semua murid yang ia ajar selalu mengulang pelajaran dan mengerjakan soal- soal yang ada dibuku tanpa ada perintah untuk mengerjakannya. Atriyanti seorang guru muda yang mampu menginspirasi saya untuk belajar lebih giat lagi. Ya.. Ibu Atri, saya masih ingat wajah serius beliau ketika menerangkan pelajaran dikelas dimana tak seorang pun dari kami yang berani berbicara ketika beliau menerangkan. Dan masih lekat diingatan saya, candaan – candaan yang ia lontarkan ketika kami mulai tegang menghadapi pelajaran. Mudah – mudahan beliau bisa menjadi guru yang benar – benar tulus dan ikhlas dalam mengajar setiap murid-muridnya dan bisa menginspirasi dan memotivasi siswa – siswanya yang lain. Amin…
Itu dua orang guru yang mampu memotivasi saya dalam belajar, dan jika nanti saya jadi seorang guru saya berharap bisa seperti mereka yang mampu menginspirasi siswa – siswanya dengan system dan komitmen yang mereka terapkan dalam mengajar.

Dan saya berharap dalam mata kuliah Basisdata ini saya mampu memelihara semangat itu, semangat untuk terus berjuang dan bergerak ke arah yang lebih baik. Tidak hanya dalam mata kuliah basisdata saja, tapi dalam setiap mata kuliah yang sedang dan akan saya jalani.

Sang Murabbi

Published August 20, 2008 by isil

Ya Allah terimakasih Kau telah mempertemukan aku dengan orang – orang yang begitu luar biasa yang hatinya senantiasa dihiasi dengan ketulusan dan keikhlasan yang diwajahnya selalu tersungging senyum yang menenangkan ku.

Mereka lah Murabiyah –murabiyah ku yang tak pernah kenal lelah dan letih dalam menyampaikan ajaran Allah. Mereka tak pernah minta imbalan atas semua yang telah mereka berikan kepada ku. Bahkan tak jarang mereka mengorbankan kepentingan mereka demi membina ku dan teman – teman. Mereka hanya mengharapkan kasih sayang dari Mu ya Allah. Tujuan yang begitu mulia..

Sekarang baru kusadari, aku punya banyak salah pada mereka, tidak jarang aku malas-malasan pergi mentoring hanya karena alasan sepele. Padahal mereka begitu semangat datang untuk memberikan ilmunya pada ku. Begitu sering aku tidak menyetor hafalan ketika jadwal setor hafalan tiba, dan dengan wajah tanpa dosa aku mengatakan kalau aku lupa menghafal. Mereka hanya tersenyum dan memberikan nasehat dengan cara yang begitu lembut. Maafkan adik mu ini uni, kakak, dan teteh.

Semoga mereka selalu dalam lindungan Mu ya Allah..

Amin….

Aku merindukan Mereka yang dengan sabar mendengarkan khodoyah ku dan teman – teman, Disaat aku lupa dan salah jalan mereka lah yang selalu mengingatkan ku dan memberikan solusi yang terbaik bwt ku. Karena mereka aku bisa merasakan nikmatnya iman, indahnya ukhuwah dan bisa mengenal Allah dan rasul lebih dekat..

Rasa rindu itu semakin membuncah dihati ini ketika aku menonton trailer sang murabbi, aku merasakan semangat Ustad Rahmat ada pada mereka. Dan membuat hati ini pun bersemangat menempuh jalan dakwah yang penuh dengan onak dan duri . Sebelumnya aku tidak pernah berfikir jadi seorang murabi yang akan membina adik-adik seperti yang dilakukan mereka pada ku. Aku hanya ingin dibina bukan membina, begitu pikir ku beberapa tahun yang lalu ketika salah satu murabbi ku mengatakan kalau aku harus siap menjadi murabbi ketika duduk dibangku kuliah nanti. Karena harus ada generasi penerus untuk melanjutkan dakwah ini, jika kita tidak ingin negeri ini hancur karena tidak ada orang yang menyeru ke jalan Allah. Sekarang aku mulai paham dengan semua itu. Kalau memang amanah itu datang aku akan berusaha menunaikannya dengan sebaik-baiknya. Ya Allah berikan aku kekuatan untuk menjalankan semua amanah ini.

Kak Mery, Kak Nila, Uni Anis tolong doakan adikmu ini agar tetap istiqomah dijalan dakwah ini. Agar tetap sabar dan ikhlas seperti yang pernah kalian contohkan pada ku. Aku akan selalu mengingat nasehat – nasehat yang pernah kalian lontarkan padaku.

Terimakasih Uni, kakak dan teteh atas ilmu, keikhlasan, ketulusan, kesabaran, dan nasehat kalian kepada ku yang begitu berarti bagiku.

Ya Allah kuatkan lah ikatan ini agar terus terpaut dalam ukhuwah ini. Walaupun jarak memisahkan kami, jadikan kami selalu dekat dalam cintaMu.

Ya Allah lindungilah mereka dan kuatkan hati kami dalam mengarungi jalan yang Kau pilihkan buat kami. Dan pertemukan kami di syurgaMu kelak ya Allah.

Amin…..Amin ya Rabbal’alamin………..(Selasa, 19 agustus 2008)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 65 other followers