Saya bangga menjadi seorang “Guru”. Guru yang bukan hanya berperan sebagai pengajar tapi juga pendidik. Rasa itu semakin bertambah sejak saya mengambil judul skripsi berhubungan dengan “Pendidikan Karakter”. Ada nilai lain yang bisa di berikan ke siswa – siswa, selain materi pelajaran. Ya, nilai – nilai luhur yang seharusnya mereka miliki untuk menjadi orang yang baik. Ditambah lagi, dengan masalah negeri ini yang tak kunjung selesai, yang ternyata akar dari semua permasalahan itu adalah merosotnya “Karakter” bangsa. Dan itu semua adalah buah dari pendidikan.
Ada saja hal – hal yang saya temui, yang semakin membuat saya ingin bilang “Hello World, I’m a Teacher and I’m proud to be a teacher”. Melihat berita di TV, melihat teman – teman yang dari jurusan nonpendidikan banyak yang ingin jadi pendidik, melihat siswa – siswa SMA, dan ketika mendengar ceramah tentang ibadah yang amalnya tidak pernah putus semuanya semakin menambah rasa itu. Bahkan ketika ada tawaran untuk bekerja di kantoran yang kerjaannya tidak mengajar, saya akan jadikan pilihan terakhir untuk dipertimbangkan. Karena saya ingin “mengajar” dan “mendidik” itu yang sering yang saya kasih tahu pada ‘Ibu’ ketika menawarkan ada kerjaan di kantornya.


