Try To Be Better

Tiada hari tanpa sebuah karya positif

Menikmati Sore

Mereka bermain di lapangan sebelah kampus

Suasana seperti ini yang selalu saya tunggu di sore hari. Pulang kerja sambil menyaksikan anak – anak dari papua dan kupang ini bebas berlari – lari dilapangan sebelah kampus maupun asrama mereka. Pemandangan ini, mengingatkan saya pada kebiasaan anak – anak di daerah saya yang tiap sore selalu menghabiskan waktu untuk bermain bola.

Kebiasaan yang kontras dengan lingkungan tempat mereka tinggal. Dimana di depan dan samping mereka berdiri gedung tinggi perguruan tinggi, mobil – mobil mewah yang lewat silih berganti  semakin memperlihatkan kecongkak-kan daerah ini. Tapi mereka  tidak peduli dengan kondisi itu, yang penting bagi mereka ada lapangan kosong, dan disanalah mereka bisa bermain dan berlari sepuasnya. Read more of this post

Happy Graduation Teman ^^

Ku tahu hari ini adalah hari yang sangat special bagi kalian. Hari pembuktian pada kedua orang tua bahwa kalian sukses mengemban amanah yang telah mereka titipkan. Saat nama kalian di panggil ke podium, kau tahu teman?? Saat itu ada orang yang lebih merasa bangga dari diri kalian sendiri. Yaitu mereka kedua orang tua kalian yang membelakan diri menempuh perjalanan udara untuk melihat saat – saat kebanggan itu. Apalagi ketika tahu kalianlah lulusan terbaik dari fakultas.

Untuk Sahabat – sahabat terbaikku..Tsamaratul Janniah, S.Pd dan Verawati, S.Pd

“Happy Graduation Day” teman ^^

Haru bercampur bangga, membayangkan kalian mengenakan toga kebanggan itu.
Bersalah, karena ku tak bisa menepati janji untuk menghadiri hari bersejarah itu
Sedih, karena ku tak bisa menyaksikan penampilan terbaik kalian dengan kebaya – kebaya indah itu
Kalian ingat teman, tentang mimpi – mimpi kita…
Mimpi yang tak pernah bosan ku ucap..
Mimpi yang tak pernah lepas tertancap
Sempurna sudah mimpi – mimpi itu..
Lengkap sudah gelar S.Pd tersemat di akhir nama kita berlima “SAIYOSAKATO” Read more of this post

Penasaranku pada Pagi

Aku selalu bertanya tentang pagi dengan teka teki nya
Pagi dengan aroma ketenangan dan ketentramannya
Pagi dengan kesucian dan harapannya
Pagi bak bayi baru lahir dengan kepolosannya
Pagi bak mawar dengan duri – duri nya

 

Aku selalu penasaran pada pagi dengan ke ekslusifannya
Banyak kebaikan tapi tak semua berhasil menemui nya
Banyak pahala tapi tak semua bersemangat meraihnya
Banyak diskon tapi tak semua berminat membelinya

 

Aku selalu penasaran pada pagi yang selalu mendatangkan kantuk
Kantuk yang hadir tepat saat azan shubuh di kumandangkan
Kantuk yang mendatangi orang – orang yang sedang  bersemangat meraih banyak pahala
Kantuk yang membuat manusia pemalas menarik kembali selimutnya
Kantuk yang membuat alarm menjadi benda paling tidak disuka

 

Ya, ternyata seperti itulah pagi dengan segala ke anggunannya
Banyak pahala tapi butuh semangat untuk meraihnya
Banyak kebaikan tapi butuh perjuangan untuk menemuinya
Banyak diskon tapi butuh kesungguhan untuk membelinya
 
( Serpong, 4:12 AM saat kantuk itu mulai memanggil – manggil)

Preparation to be prepared everyday

This is my second post in english. If you want to read my first post in english, please click here (Start from writing). Now, Iwill share about my preparation to be prepared everyday. As we know, everyday is a special day, yesterday was diffrent from today, today is diffrent from tomorow, and the same with other day in each day. Although in every weeks we always meet with the same name day, but it’s different. Monday in this week never same with monday in last week. Morning comes everyday always brings new hope for us. Therefore, we should interpret each day that God was bestowed with the special things. We must prepare to pass each day in our life.

Sometimes, I prepare my day with a good preparation, and that day will go and end smoothly and fun. But  If I didn’t prepare my day, usually that day will pass without meaning and progress for my life.I know, this activity will spend our time to do that, but the effect of this activity is wonderful. Read more of this post

Wanita dalam Otak Pria

Ini ada sebuah tulisan refleksi yang sangat bagus untuk kita kaum wanita. Cerita yang ditulis langsung oleh laki – laki yang merasa tersiksa karena ulah kita para wanita. Artikel ini saya baca ketika tingkat 2 kuliah, dan alhamdulillah sempat kesimpan di hardisk. Beberapa waktu yang lalu, ketika di cari di blog tempat saya membaca tulisan itu pertama kali, tulisan yang ini sudah tidak ada, padahal bagus untuk bahan perenungan bagi kaum wanita. Sebagai arsip saya posting ulang di blog ini, tulisan ini saya ambil dari blog ini

———————————————————————————————-

Kamu tau kenapa aku suka wanita itu pakai jilbab? Jawabannya sederhana, karena mataku susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana aku harus mengontrol mataku ini mulai dari keluar pintu kost sampai kembali masuk kost lagi. Dan kamu tau? Di luar kampus, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata aku terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat aku tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah. Untung dikampusku mayoritas penghuninya adalah wanita ”baik-baik”.

Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas tank yang ganas alias “Tank Top”, menoleh ke kiri ada pemandangan “Pinggul terbuka”, menghindar ke kanan ada sajian “Celana ketat plus You can See”, balik ke belakang dihadang oleh “Dada menantang!” Astaghfirullah… !! Kemana lagi mata ini harus memandang? Apa kudukku ini harus tetap melihat ke tanah hinggaku bisa mengukur jalan, tau melihat ke atas hingga ku jatuh ke lubang jalanan?

Kalau aku berbicara nafsu, jelas sekali aku suka. Tapi, aku tak ingin hatiku ini dijajah oleh nafsu setan. Aku butuh pemandangan yang membuat aku hati ini tenang. Aku ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, dan membuat iman lepas ditarik oleh pikiran “ngeres”! Read more of this post

Belajar Banyak dari Pak Onno W Purbo

Setelah hampir 3 bulan kenal dan belajar dengan Pak Onno, baru sekarang kesampain foto bareng. hehehe

Bagi mahasiswa Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Pecinta Opensource, atau para pemerhati dan praktisi IT, pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Onno W Purbo. Saya sendiri, mulai mengenal nama bapak yang identik dengan senyum lebarnya ini adalah ketika tingkat 2 di bangku kuliah. Itupun karena Pak Onno, begitu beliau akrab disapa, sedang mengisi seminar nasional yang di adakan oleh himpunan jurusan ilmu komputer. Beliau menyampaikan materi hacking (kalau ga salah) di depan ratusan orang, dan sempat mencobakan langsung dengan PC yang beliau bawa sendiri. Saat itu, yang saya tahu bapak itu adalah orang yang sangat terkenal dan sudah banyak mengisi seminar diman – mana. Hanya sekedar itu.

Pak Onno W Purbo adalah seorang pakar IT yang sudah banyak menulis buku – buku teknik di bidang IT, Opensource, dan jaringan. Sering di undang jadi pembicara di seluruh Indonesia. Dan yang terpenting, bapak ini adalah penggerak opensource di Indonesia, jangan pernah coba – coba pake windows kalau di depan pak Onno. Bisa – bisa di di caci habis-habisan sama beliau. Hoho (piss pak). Jika mau tahu lebih detail tentang profil mantan dosen itb ini, silahkan baca disini. Read more of this post

Starting From Writing

Sorry, my post now in english. I dont have any purpose except familiarize english in my habit. Actually, My english skills  is not good. I was  not confidence if  I have to speak in english, I was nervous if I have to explain something in English, Or do anything in english.

But I’m aware that english is very important. Because it’s the international language,  most countries in the world always use english to comunicate each other. So that, there is no reason not to learn english, unless if  I just want to know indonesia. When I was junior high school, my english teacher in course, made a mistake in teaching me. He always asked me to speak in good structure, so that I always think first, before speaking. If I made a mistake in structure, he immediately stop me while said ” no..no, your structure is not corret” , and this condition make me not confidence if have to speak in english. I know, his method is good to my structure, but not to my speaking. And as I know, core of language is communication. If we can understand what they say, it’s enough in communication. Although, If I will do english test, I must know about english structure well. Overall, I don’t regret it. I keep happy studied english with him.

Now, In my office I get toefl IBT coures. One of the skills that must be mastered is speaking. “Oh no, it’s my weakness” I said to myself, when I know there was speaking. But, I must try if I want to be able. I’m looking for away how to good learn english especially speaking. Aha, starting from write all that I want to write is good idea to familiarize it. Based on my experince in blogging, by writing, what’s on my mind to be structured. And it can help me to talk something about the topic. Of course, this way can be implied to learn english. So let’s starting from writing.

( It’s the first post in English, so I need your correction if there are mistakes in my sentence. To make this post I need more than 3 hours, you can describe how difficult I am to write in english, but  “I will try to be better” like the tittle of this blog. hehheh )

PR Blogger : Kenangan Masa SMP

Sudah lama juga rasanya ga dapat PR ngeblog dari sahabat blogger. Eh disaat semangat ngeblog ini lagi turun, mbak akin blogger dari Samarinda datang dengan memberikan PR Blogger ini, biar semangat saya kembali lagi katanya. hehhe

Melihat temanya asyik juga ternyata, ga ada salahnya PR ini saya kerjakan. PR ini katanya sih tentang 5 kenangan yang tak terlupakan saat SMP.

Tentang SMP, saya dulu sekolah di SMP Negeri 2 Pariaman. Jarak yang tidak terlalu jauh dari rumah, biasanya saya berangkat sekolah naik ojek cuma 5 menitan. Yang saya ingat ketika SMP adalah :

1. Juara Kelas

Perubahan dari SD ke SMP saya rasakan sangat jauh berbeda. Kebetulan SD saya dulu termasuk SD favorite dan terbaik di kota Pariaman bahkan sampai SUMBAR. Kalau di daerah saya sangat jarang ada SD yang gedungnya bertingkat, tapi SD saya waktu itu sudah bertingkat. Makanya familiar disebut “SD Batingkek” oleh orang – orang. Disekolah pun, kami sudah terbiasa diajarkan disiplin dan persaingan dalam pelajaran sangat ketat. Prestasi terbaik saya ketika SD cuma pada ranking 4 besar waktu itu.

Nah ketika SMP, kebetulan zaman saya dulu masih mengikuti sistem rayon. SD saya rayonnya ke SMP 2 Pariaman. di SMP ini ada 7 kelas waktu itu. Saya dan teman – teman yang se SD tidak masuk dalam kelas yang sama, masing – masing kami dipencar dalam 7 kelas itu. Sehingga persaingain disetiap kelas tidak terlalu ketat, akhirnya saya bisa juara kelas berturut – turut dari kelas 1 sampai kelas 3. Begitu juga dengan teman – teman se SD saya yang lain, semuanya juara kelas di kelasnya masing – masing.

Read more of this post

Argghhhhh

Arghhhhhhhh

Tiba – tiba ingin teriak..

Saya rindu ngeblog, tapi kenapa akhir-akhir ini saya sulit memfokuskan konsentrasi untuk membuahkan satu tulisan untuk diposting. Entah sudah berapa banyak draft tulisan yang tersimpan, tapi ga ada yang benar-benar bisa selesai utuh.

Ada yang cuma 3 paragraf terus ga tahu lagi gimana mengakhirinya

Ada yang 1 paragraf, jadi tiba-tiba ga ada fill buat ngelanjutinnya..

saya rindu ketika dulu dengan semangatnya menuliskan apapun itu pengalaman yang saya alami tanpa harus berfikir, ini ga penting untuk diposting.

Saya mau merasakan kondisi dimana saya menulis tanpa harus memikirkan, kalimat ini ga asyik buat di baca.

Saya jadi tiba-tiba ingin jadi diri saya yang dulu, ketika saya tidak peduli dengan hasil tulisan saya tapi tetap menulis dengan cara saya.

Sekarang, saya merasa terlalu kaku. Terlalu kaku dengan berfikir ini itu sebelum menuliskan sesuatu. Hasilnya ya seperti sekarang, dalam 1 bulan cuma 2 tulisan yang bisa di publish di blog ini.

Permasalahan klasik memang, tapi saya butuh semangat untuk bangkit dari permasalahan klasik ini. Hufft…Hayooo sil semangat lagi…

(Hanya Curcol belaka)

 

Tentang Segumpal Daging, Sumber Rasa Itu

Terkadang tanpa direncanakan, ada begitu banyak hal yang ingin kuceritakan disini. Bahkan dari hal yang sangat kecil seperti semut pun punya cerita unik yang bisa ditulis. Dan ada saatnya juga, aku diam dan tidak bisa menulis apa – apa walaupun hanya satu kalimat. Persis seperti aku di 2 minggu terakhir ini. Bukan tidak ada waktu, bukan pula tidak ada akses internet, hanya karena aku tidak menemukan rasa. Entahlah, sulit untuk menjelaskan seperti apakah rasa itu, yang jelas rasa itu sangat berpengaruh pada tulisanku, pada semangat menulisku, dan pada gaya bahasaku.

Aku tidak tahu, apakah fenomena ini juga terjadi pada teman-teman narablog yang lain atau hanya aku saja yang mengalaminya. Tentang rasa itu, sekarang ia berwujud seperti tulisan ini. Yah itulah rasa yang kusebut itu. Ketika rasa itu datang, aku bisa tidak kenal waktu, tidak peduli tengah malam, pagi buta, siang bolong, ataupun sore hari, ada atau tidak ada internet, rasa itu akan kutuliskan dimana saja, walaupun hanya di ms.word ataupun notepad. Ajaib memang rasa itu. Tapi, aku jadi orang yang ketergantungan akan rasa itu. Ketika hatiku tak mampu menangkap rasa itu, yah akupun jadi orang yang datar dan tak mampu menuliskan apa – apa. Read more of this post

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 46 other followers