Setahun sudah “Mitsaqan Ghaliza” itu

Saat pertama kali tangan kita bertemu

Saat pertama kali tangan kita bertemu

Alhamdulillah tanpa terasa, satu tahun telah kita lewati perjalanan itu.
Perjalalanan suci yang diawali dengan ikrar yang kokoh di hadapan Nya. 
Perjalanan yang dilandasi dengan niat tulus karenaNya. 
Perjalanan dimana kau menjadi imamnya dan aku makmunya. 
Perjalanan yang telah menghapus semua batas diantara kita. 
Perjalanan yang mampu merubah dosa menjadi pahala. 
Sebelum tanggal berganti, ku ingin mengucapkan “Happy Anniversary Suamiku”
Terimakasih untuk setiap detik, menit, jam, hari, minggu yang selalu ada untukku dan calon mujahid/mujahidah kita..
Terimakasih untuk cinta tulusmu untukku dan calon mujahid/mujahidah kita..
Terimakasih untuk kesabarannya menghadapiku yang apa adanya ini…
Terimakasih untuk perjuangan tanpa henti memberikan yang terbaik untuk aku dan calon mujahid/mujahidah kita…
Semoga keberkahan selalu menyertai keluarga kecil kita ini..hingga kelak maut memisahkan kita dan dipertemukan lagi di Surga Nya..Amin..
Amin ya Rabb…
 

“Cara Nya Selalu Lebih Indah dari Sangkaan Kita”

“CaraNya selalu lebih indah dari sangkaan kita”

Aku percaya dengan kalimat itu. Selalu yakin bahwa cara Nya selalu lebih Indah dari apa yang kita fikir kan. Setiap kejadian – kejadian yang Ia takdir kan dalam hidupku, Ia berikan dengan cara yang tidak biasa. Walaupun di awal menurut pikiran kita sebagai manusia adalah sebuah masalah, tidak menyenangkan, tidak sesuai dengan harapan kita, tapi yakin lah di akhir Ia telah menyiapkan sesuatu yang Indah yang jauh dari sangkaan kita. Seperti beberapa peristiwa yang terjadi dalam hidupku beberapa bulan yang lalu.

Mungkin beberapa teman blogger ada yang tahu, 4 April 2012 aku menikah. Alhamdulillah Allah pertemukan aku dengan  imamku jauh lebih cepat dari waktu yang ku targetkan dan jauh dari yang kubayangkan. Tentang cerita ini aku sudah menuliskannya di tulisanku sebelumnya. Untuk nikmat inipun sampai sekarang syukurku belum habis. Continue reading

Hello World??

Hello Worlrg-hello_worldd??

Yups kalimat itu yang saya rasa pantas untuk diposting kali ini. Bukan karena, saya baru buat blog, bukan juga karena saya baru belajar pemrograman sehingga latihan awalnya disuruh tulis “Hello World”. Tapi karena sudah terlalu lama saya tidak mengikuti perkembangan dunia perblog-an. Hmm sudah satu tahun, yups bisa dikatakan posting terakhir 2012 dan sekarang 2013. Tepatnya November 2012-Januari 2013.

Apakabar semua??

Sepertinya teman-teman blogger masih setia berbagi ilmu diblognya masing-masing. Selamat Yah, dan tetap lanjutkan.. (ini bukan kampanye lhoo..) Untuk yang masih rajin berkunjung ke blog ini, saya ucapkan terimakasih banyak, dan maaf saya belum bisa menyuguhkan apa-apa.

Seperti tulisan-tulisan saya terdahulu, ketika cukup lama off nulis, saya selalu mengawali dengan postingan pernyataan seperti ini. Hampir sejenis “Pengakuan Dosa” heheheh…Yups, semoga post ini bisa jadi awal kembalinya saya aktif menulis lagi di blog ini. Horeeeeeeee (Lhoo?? Kok saya yang kegirangan ya???)  Ya iyalah, saya wajib bergembira, dengan kembalinya mood ngeblog ini lagi.

Insya Allah, saya akan coba aktifkan kembali blog ini. Insya Allah saya akan berusaha kembali berbagi hikmah dari sekecil apapun hikmah yang bisa saya petik dari kehidupan ini. Insya Allah, semoga niat ini pun bisa segera saya realisasikan. Mohon doanya ya, semuaaaa :)

Selamat Untuk 2 Sahabat Kecilku

Hari ini, 6 November 2012, adalah hari istimewa bagi 2 sahabat kecilku, Yana dan Resi. Hari ini Yana akan berubah status menjadi seorang Istri (Menikah) di Pariaman, sedangkan hari ini adalah hari Wisuda Profesi Ners nya Resi di Bandung. Sedih, hari ini aku masih di Tangerang, tidak di Pariaman ataupun di Bandung. Tidak bisa hadir di moment spesial mereka.

Yana dan Resi, yups mereka adalah 2 sahabat kecilku. Resi sejak SD dan Yana sejak SMP. Jika ada yang penasaran sedekat apa kami dulu, silahkan baca tulisanku  terdahulu tentang mereka yang berjudul “[Nostalgia]Kita bukan bocah lagi”. Aku menulis itu, lebih kurang 1,5 tahun yang lalu, setelah kami berhasil lulus dari kampus kami masing-masing dalam waktu yang berdekatan. Ketika lebaran, dan pulang ke kampung halaman kami janjian untuk membawa toga masing-masing ke Pariaman agar kami bisa foto bertiga dengan toga masing-masing.

Saya ingat komentar salah satu narablog OM NH di postingan itu :

Ini komentar Om NH waktu itu

 

Dan sekarang, Yana akan menapaki tahapan kehidupan yang baru itu. Tapi kita belum bisa foto bertiga..huks.. Tapi alhamdulillah ketika resepsi pernikahanku di Tangerang, Resi dan Yana bisa hadir dan kami sempat mengabadikan moment itu.

Ini kami bertiga saat resepsi pernikahanku

Walaupun aku tidak bisa hadir langsung di acara mereka, dari sini aku akan selalu doakan yang terbaik untuk mereka. Alhamdulillah, selamat untuk 2 sahabat kecilku. Hari ini adalah hari bersejarah bagi kalian. Satu persatu, Allah tunjukkan jalan terbaik untuk hidup kita.

Foto dengan Yana ketika di Pariaman

Untuk Yana, Barakallah ya Say..
Alhamdulillah akhirnya dirimu meyusul juga untuk menggenapkan separuh agama, Na. Masih sangat ingat di ingatanku, dulu Ana pernah bilang bahwa dengan jadi istri yang sholehah saja kita bisa meraih surga. Dan sekarang, sebentar lagi, engkau akan memasuki bahtera itu. Wujudkanlah impianmu itu dengan berbakti pada suami mu..Jadilah istri yang menyenangkan hati suami, dan selalu taat pada Allah..

Semoga keberkahan selalu menyertai rumah tangga mu, dan Allah selalu mengkaruniakan sakinah, mawaddah wa rahmah nya..Amin

Foto dengan Resi

Untuk Resi, Selamat Ya Esii…

Selamat Esi untuk wisuda keduanya, wisuda profesinya. Akhirnya sekarang Esi bisa benar-benar lanjut ketahap selanjutnya, bekerja dan semoga secepatnya dipertemukan dengan jodohnya.

Semoga berkah ilmunya, di mudahkan dalam mencari kerja dan pastinya diberikan yang terbaik dalam setiap langkah hidupnya. Amin ya Rabb..

Alhamdullillalh ya Allah, senang bahagia rasanya hari ini mendengar kabar bahagia dari mereka berdua. Di sela-sela menulis ini, aku minta seorang teman untuk melaporkan secara langsung (ceileh..gayanya kayak wartawan acara) acara pernikahan yana di Pariaman. Dan ini beberapa foto yang sempat dikirimin oleh teman dsana..

Alhamdulillah katanya sudah Sah..
Selamat ya Anaaaa…

Yana selesai di Dandani..

Selamat Uda ^^

Dulu, kau adalah sosok asing bagiku. Tidak pernah sedikitpun ada inisial namamu di hidupku. Karena kita tidak pernah dipertemukan. Disaat aku butuh seseorang untuk menjagaku, sosokmu hadir tiba-tiba seolah dikirimkan dari langit. Kau hadir dengan caramu yang sopan, memintaku bukan untuk jadi pacar, tapi untuk jadi bidadarimu.

Kau tahu, saat itu aku seolah disambar petir. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba seseorang yang tak ku kenal menanyakan statusku dan serius ingin berproses denganku. Perasaan takut, waswas, hati-hati, harap-harap cemas seketika menyelimutiku saat itu. Tapi kau berhasil membuktikan padaku keseriusan niat baikmu itu.

Dulu, aku tidak pernah meminta banyak pada Tuhan tentang jodohku kelak. Aku hanya meminta calon suami yang cinta pada Nya, sehingga pasti bisa mencintaiku karena Nya. Dan Allah kirimkan kau untukku dengan segala kelebihan dan kekuranganmu. Kau tahu, engkau seperti sebuah kado indah dengan bungkusan rapi yang diberikan pada waktu yang tepat dan cara terbaik padaku oleh Allah. Hingga akhirnya, aku tak berhenti bersyukur atas kehadiranmu untukku pada Nya.

Dan sekarang kusadari, keputusanku menerima mu bukanlah keputusan yang salah. Engkau sosok suami yang penyayang, suami romantis, pengertian dan humoris. Terimakasih telah sabar menghadapi aku yang terkadang masih kekanak-kanakan. Terimakasih telah menjadi imam sekaligus guru bagiku. Terimakasih atas setiap cinta, pengertian dan nasehatnya.

Untukmu Cintaku, hari ini adalah hari spesial bagimu.

Selamat ulang tahun, semoga sisa usiamu selalu dalam keberkahan dan dalam ketaatan pada Nya. 29 tahun bukanlah usia yang singkat, semoga bisa kau lewati dengan segudang prestasi dan karya besar. Jangan pernah ragu, doaku selalu menyertaimu. Semangat berjuang untuk mewujudukan impian – impian yang sudah kita rajut bersama. Semoga setiap doa dan harapanmu di tunjukkan jalan oleh Allah. Amin.

Istirimu,

2 September 2012 in Baiti Jannati

Piala Bergilir Pernikahan

Sebenarnya tulisan ini cukup basi jika saya publish sekarang, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Bagaimanapun juga, tujuan saya membuat blog adalah sebagai catatan sejarah kehidupan saya. Tulisan yang akan dipublish ini adalah salah satu sejarah penting yang tidak mau saya lupakan begitu saja. Makanya, akhirnya tulisan ini sekarang ada dihadapan anda.

Seperti judul yang saya tulis diatas, saya yakin teman – teman sudah bisa menebak isi tulisan saya kali ini. Betul sekali, saya mau mendokumentasikan beberapa piala bergilir yang diberikan oleh teman – teman dari beberapa komunitas yang saya jadi bagian dari mereka. Seperti dari teman – teman SD, teman – teman Sekelas di SMA (Asteroida Helix), teman – teman sekelas ketika kuliah (KomA) dan bahkan dari teman – teman sesama mendirikan usaha ketika di Bandung (Prima Riau Holiday).

Awalnya saya nggak menyangka akan dapat begitu banyak piala seperti ini, yang saya tahu cuma beberapa piala bergilir yang memang dari dulu sempat jadi wacana, impian dan bahkan intens dibahas tiap tahun oleh teman – teman. Dan ternyata, sampai dapat 4 piala bergilir dan 1 piagam (seketika saya jadi merasa seperti sang juara olimpiade yang menyabet banyak piala =berhayal:mode on). Hehe lupakan ke GR an saya itu, sekarang kita lanjutkan ceritanya. Continue reading

Untuk Kau yang Punya Tulang Rusuk itu…

Setelah hampir beberapa bulan laptop saya mati suri, alhamdulillah sekarang sembuh kembali dan bisa digunakan seperti sedia kala. Ketika baca – baca kembali draft tulisan yang pernah ditulis dan disimpan di laptop, saya menemukan tulisan dibawah ini yang sempat ditulis saat belum menikah dan belum dipertemukan dengan si pemilik tulang rusuk itu. Mari kita simak tulisan itu.

——————

 
Aku tidak pernah tahu, kapan, dimana seperti apa kita akan dipertemukan..
Aku  tidak pernah tahu, siapakah dirimu, seperti apa wujudmu, dan dimana kau tinggal…
Aku  tidak mau berangan – angan, menebak – nebak  tentang kamu untuk saat ini..
Karena ku takut salah menempatkan hatiku bukan pada hatimu..
 
Sekarang, ku hanya bisa menanti dan berdoa untuk mu pada Nya
Meminta penjagaan atas mu, atasku, dan atas hati kita.
Berharap ketika waktunya tiba, pertemuan itu terasa indah tanpa noda
Di limpahi barokah dari lautan doa – doa
 
Dan jika nanti kita sudah bersama, aku siap patuhi mu
Kau imam dan aku makmumnya.
Merancang dan merajut rumah tangga itu bersama
Ajariku jika ku salah
Ingatkanku ketika ku alfa

Jumat, 25 November 2011 Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,907 other followers